informasi pariwisata dan budaya di Sumatera Utara

fungsi komunikasi menurut para ahli

Menurut William I. Gorden tentang fungsi-fungsi dari komunikasi dapat dibagi menjadi empat bagian:

1.FUNGSI KOMUNIKASI SOSIA
komunikasi sangat  penting untuk membangun konsep diri, aktualisasi diri, dan juga kelangsungan hidup untuk memperoleh kebahagiaan dimasa sekarang dan dimasa yang akan datang, terhindar dari tekanan.Pembentukan konsep merupakan pandangan mengenai siapa diri kita dan hal itu hanya bisa di peroleh melalui informasi yang diberikan orang lain.

2.FUNGSI KOMUNIKASI EKSPRESIF 
 Komunikasi ekspresif dapat dilakukan sejauh komunikasi tersebut menjadi instrumen untuk menyampaikan perasaan-perasaan (emosi kita) melalui pesan-pesan non verbal.

3.FUNGSI KOMUNIKASI RITUAL
 Komunikasi ritual sering dilakukan secara kolektif. Suatu komunitas sering melakukan upacara-upacara berlainan sepanjang tahun dalam acara tersebut orang mengucapakan kata2 dan menampilkan perilaku yang bersifat simbolik.

4.FUNGSI KOMUNIKASI INSTRUMENTAL 
Komunikasi instrumental mempunyai beberapa tujuan umum: menginformasikan, mengajar, mendorong, mengubah sikap dan keyakinan dan mengubah perilaku atau menggerakkan tindakan dan juga untuk menghibur (persuasif) Suatu peristiwa komunikasi sesungguhnya seringkali mempunyai fungsi-fungsi tumpang tindih, meskipun salah satu fungsinya sangat menonjol dan mendominasi.

Paul F.Lazarsfeld, seorang ahli komunikasi  menjelaskan beberapa manfaat daripada komunikasi yakni:

1.Komunikasi sebagai Peristiwa
Komunikasi merupakan gejala yang dipahami dari sudut bagaimana bentuk dan sifat terjadinya. Peristiwa komunikasi dapat diklasifikasikan berdasarkan kriteria tertentu. Ada yang membedakan komunikasi massa dengan komunikasi tatap muka, komunikasi verbal dan non verbal, komunikasi yang menggunakan media dan tanpa media.


2.Komunikasi sebagai Ilmu
Struktur ilmu pengetahuan meliputi aspek aksiologi, epistomologi dan ontologi. Aksiologi mempertanyakan dimensi utilitas (faedah, peranan dan kegunaan). Epistomologi menjelaskan norma-norma yang dipergunakan ilmu pengetahuan untuk membenarkan dirinya sendiri. Sedangkan ontologi mengenai struktur material dari ilmu pengetahuan.

3. Komunikasi sebagai kiat atau keterampilan
Komunikasi dipandang sebagai skill yang oleh individu dipergunakan untuk melakukan profesi komunikasi. Perkembangan dunia komunikasi di Indonesia pada masa yang akan datang menunjukkan prospek yang semakin cerah. Dengan demikian, masalah-masalah yang berhubungan dengan profesi komunikasi tetap menjadi agenda penting. Antara komunikasi dan bidang profesional terdapat kaitan yang signifikan. Dalam menunjang suatu profesi atau karir yang menuntut kemampuan pemahaman pada sifat dasar komunikasi, berkomunikasi secara kompeten dan efektif diperlukan dalam bidang kemampuan berkomunikasi (speech communication), komunikasi massa, komunikasi organisasi, komunikasi politik, public relations, periklanan, penyiaran (broadcasting) dan pemasaran.

Komunikasi adalah upaya yang disengaja dan punya tujuan merupakan tindakan yang dilakukan dengan menggunakan lambang-lambang.

1 comment:

Fanseptian said...

thanks yaa sangat bermanfaat, mungkin lain kali bisa cantumkan sumbernya juga dong yaa

Post a Comment

Pengujung yang baik, pasti tidak lupa berkomentar. :)
Terimakasih.....